Skip to main content

Kebersamaan



KEBERSAMAAN Itu
Oleh: Fitriani Ulma
         Kebersamaan itu... membuat kita merasakan arti sebuah keluarga. Sebuah kekeluargaan yang telah berhasil mengukir berbagai macam kisah. Untuk meninggalkan kisah itu cukup sulit bagiku, apalagi harus melupakannya. Semua itu kini menjadi cerita kenangan lucu yang masih segar untuk diingat. Ada canda, tawa, sedih, haru, senang bahkan sampai rasa takut sering kita lalui bersama. Tak terasa, sudah cukup lama kita tak bercengkrama bersama.
            Kebersamaan itu kembali kurasakan saat mudik beberapa minggu yang lalu, berkumpul kembali walau sebentar. Seperti biasa, hanya ada suasana gaduh nan bahagia yang tercipta. Bagaimana tidak, wajah humoris dan sifat humorisnya mereka masih saja menjadi pengisi pertemuan itu bahkan mereka semakin humoris.
            Terima kasih kawan-kawan, kalian tetap senantiasa berbagi kebersamaan denganku. Tulisan ini mungkin tak akan mampu menandingi sensasi kebersamaan bersama kalian. Aku tak punya reward apa-apa untuk kebersamaan yang telah kalian berikan, namun aku punya sebuah puisi tentang kita. Tentang kebersamaan yang telah kita jalin selama ini.

Terima kasih kuucapkan kepada kalian
Untuk sebuah ikatan bernama keluarga
Untuk sebuah arti bernama kebersamaan
Terima kasih, karena kalian pernah memberi pelajaran hidup

Saat ombak datang, bergandeng tanganlah
Saat tangan demi tangan mulai terlepas
Tetap eratkan kembali, raih satu per satu Satu
Tetaplah lalui badai kehidupan bersama

Saat konflik demi konflik terjadi
Selesaikanlah dengan kekeluargaan
Karena tak ada masalah yang tak terselesaikan

Karena persaudaraan yang kuat
Sehingga tak terpungkiri
Berjuta rasa cinta dan kasih sayang tercipta diantara kita

Tetaplah menjadi keluarga
Keluarga yang tak akan pernah usang dihapus oleh waktu
Karena waktu tak akan mampu menghapus kebersamaan kita
Karena kita adalah satu, dan satu itu kita

Selasa, 14 Maret 2015

Comments

Ijin ambil inspirasinya sedikit mbak, hehe
jangan lupa berkunjung skalian bersilaturahmi di http://rahmanwangsyah.blogspot.com

Popular posts from this blog

Cinta Dalam Diam

Aku mencintaimu dalam diam
Agar cinta itu tetap utuh tak tersentuh
Seperti mentari ketika menyapa kuntum bunga yang bermekaran
Tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran

Mungkinkah ada aku di hatimu
Adakah kau tau bahwa aku sangat menginginkanmu

Saat bibir tak lagi mampu berkata
Hati ini menjerit memanggil namamu
Terngiang selalu saat kau panggil namaku
Membawaku semakin berkhayal akan dirimu
Tergambar jelas semua tentangmu
Tentang senyumanmu
Tentang kebijaksanaanmu
Bahkan cara kau menatapku
Gelisah malamku merintih merindukanmu
Seakan pagi tak akan bertemu malam

Namun cukup dalam diamku
Dalam diam aku mengagumimu
Dalam hening aku memikirkanmu
Dalam doa aku merintih mengharapmu
Dalam kesendirian aku bertahan memujamu
Aku merindukanmu berharap kau mecintaiku
Mencintai cinta dengan cintaNya
Dan aku akan selalu mencintaimu dalam diamku
Hingga cintaku dan cintamu di persatukan dalam cintaNya

Resensi Buku MELAWAN TAKDIR Karya Prof. Hamdan Juhanis

Melawan Takdir. Adalah  buku Otobiografi motivasi Hamdan Juhannis, dosen sekalgius professor termuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Alaudddin Makassar. Terbit pertama kali pada Juli 2013 hingga pada cetakannya yang keenam November 2013, Melawan Takdir bukanlah karya tulis pertama yang berhasil diterbitkan dari  seorang yang resmi menyandang gelar  professor atau guru besarnya pada usia 37 tahun itu. Jauh sebelum menulis otobiografi motivasi tersebut, ayah dari dua orang putri ini  telah aktif menulis berbagai opini yang dimuat di surat kabar.
Prof. Hamdan Juhannis adalah seorang Profesor termuda. Dia enerjik, bugis humoris, dan pandai beretorika. Mungkin ini warisan dari Almarhum Ayahnya yang berprofesi sebagai penjual obat keliling. Dalam bukunya itu menceritakan perjalanan hidup seorang anak yatim miskin dari pedalaman Bone Sulawesi Selatan sampai mendapat gelar Ph.D di Australian National University (ANU), Canberra. ANU adalah universitas yang paling bergengsi di negeri kangguru.…

Puisi Desember Bulan Kenangan